Waiting For Superman

Waiting For Superman

film ini mengambarkan tentang pendidikan di Amerika. pertama film ini menyoroti beberapa anak sebagai subjek film dimana anak-anak tersebut dianggap sebagai beberapa anak Amerika yang merasakan bagaimana kehidupan disekolah. film ini menyoroti 5 orang anak dan mengikuti perkembangan bagaimana mereka mencoba mendapatkan pendidikan yang pantas di Amerika. Anthony seorang anak yang lahir di distrik Washington D.C,dia tinggal bersama neneknya,dia tidak mengetahui dimana ibunya berada dan ayahnya meninggal karena memakai narkoba film ini menyorot nilai-nilai negatif dari pendidikan di Amerika. geoffrey canada tokoh pendidikan lulusan harvard menilai bahwwa pendidikan yang rendah ini diakibatkan berbagai macam faktor. Salah satunya faktor guru yang buruk dan tidak cakap. begitu juga lingkungan yang akhirnya menghasilkan kesimpulan bahwa anak-anak dari kalangan miskin tidak mampu belajar dengan baik. Hal ini yang ditolak oleh geoffrey canadasebagai pengajar. Pada dasarnya setiap anak memiliki hak yang ssama untuk beelajar dan berpikir tapi di Amerika tidak semua anak beruntung mendapatkan pendidikan yang tepat. sekolah negeri dinilai tidak mampu memberikan fasilitas yang tepat untuk siswa dan akhirnya para orang tua memilih sekolah swasta yang memiliki fasilitas yang lebih. Dalam film ini geoffrey canada menemukan satu hal bahwa sulit sekali merubah pendidikan di Amerika,begitu juga yang dikatakan oleh Michelle Ree seorang konselor distric of colombia public school. Begitu banyak rintangan untuk merubah arah pendidikan di Amerika,ketika ingin merevolusi birokrasi pendidikan Michelle Ree harus berani melawan persatuan guru di Amerika. Ada yang menarik dari salah satu bagian film ini yaitu dimana pendidikan amerika tertinggal oleh 8 negara maju lain salah satunya china dan india. di Indonesia kita menganggap bahwa negara India dan China adalah sahabat kita dalam menuju perubahan global. “kawan seperjuangan” itulah yang saya tangkap dari semua perkataan pak SBY presiden kita yang terhormat,sedangkan kenyataannya mereka sudah melejit jauh dari kita,meninggalkan kita seperti menggempaskan debu metal bermuatan positif dari pelat metal berukuran 10 meter persegi dengan muatan positif. Kemampuan guru Jika kita meninjau pendidikan di Indonesia negeri kita yang kita cintai ini,berapa banyak guru-guru yang bisa menyelamatkan anak-anak dari putus sekolah. Bagaimana Kementrian pendidikan menangani rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Seiring dengan proses kapitalisme dan liberalisme pendidikan menjadi sebuah kata yang tidak gratis.Dalam film ini david menyorot kasus ketidak cakapan guru dalam mengajar. ada salah satu adegan dimana seorang murid membawa kamera yang disimpan didalam tas dan merekam kejadian dalam kelas. didalam kelas guru tidak mengajarkan apapun dan membaca koran. ketidak cakapan guru dalam mengajar juga mempengaruhi minat dan pendidikan yang diterima oleh siswa. saya yakin pada setiap sekolah di Indonesia sama seperti pada film ini mempunyai guru yang tidak cakap. Kepala sekolah mengetahuinya,guru-guru lain mengetahuinya,begitu pula seluruh kalangan sekolah. “lemon dance” itulah yang dilakukan manajemen sekolah pada guru yang tidak cakap tersebut. karena tidak punya hak untuk memecat guru maka sekolah mencoba memindahkan guru-guru yang tidak cakap kesekolah lain dengan harapan mendapat guru yang lebih baik. tadinya saya pikir hal itu hanya terjadi di indonesia (haha). kemampuan guru yang baik dalam mengajar akan membuat siswa menjadi belajar lebih cepat. beradasarkan hasil penelitian guru yang baik mampu mengajarkan murid-muridnya 3x lebih cepat dari kurikulum yang dibutuhkan,sedangkan guru yang mempunyai kecakapan yang buruk hanya menghasilkan setengah kompetensi dari kurikulum pada pengajarannya. Nilai Positifsaya menilai profesionalitas guru dalam mendidik sangat penting dalam pengajaran. Di Indonesia sendiri peningkatan profesionalitas guru semakin meningkat dengan adanya sertifikasi. sertifikasi yang saya tahu adalah program peningkatan profesionalitas guru dalam mengajar dengan syarat-syarat dan berbagai macam penilaian dan berimbas pada peningkatan kesejahteraan guru “profesional” tersebut. pertanyaannya adalah. apakah guru yang melewati sertifikasi bisa dinilai cakap dalam artian mampu membuat murid-murid paham dalam berbagai kopetensi yang disyaratkan oleh kurikulum? apakah dia bisa menginspirasi murid untuk terus belajar dan mendapatkan cita-cita mereka?. kembali ke film waiting for superman,ketika michelle ree mencoba merubah dan merevolusi pendidikan di Amerika dengan cara memecat guru-guru yang tidak cakap,dia menemukan sebuah ide yang menarik. Membuat kontrak dengan persatuan guru dengan syarat jika mereka mau terus bekerja dengan gaji pensiun sesuai kontrak mereka akan terus mendapatkan gajinya tapi jika mereka melawan kontrak tersebut mereka dibayar 2x lipat. menurut saya sendiri ini merupakan ide yang sangat bagus sehingga dengan ada aturan ini guru-guru yang tidak mempunyai kecakapan bisa dibebastugaskan atau memilih untuk menerima gaji mereka tanpa kenaikan upah. sebuah revolusi yang luar biasa saya nilai. tapi lagi-lagi hal ini ditentang oleh oleh perserikatan guru karena dinilai membahayan nasib guru. ” lagi-lagi tentang mereka dan bukan tentang masa depan murid” ungkap michelle ree banyak sekali ungkapan yang menjujung tinggi guru seperi guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dan lainnya,dan saya nilai itu sangat benar. pekerjaan guru adalah perkerjaan yang sangat sulit. Bayangkan guru bekerja di ruangan yang sempit (satu kelas) menghadapi 40 orang siswa dan bertanggung jawab atas masa depan pendidikannya. semangat dan berjuang untuk guru Indonesia dengan tindakan nyata dan memberikan inspirasi yang tiada henti cetaklah anak-anak emas bagi indonesia. dalam kemasan dvd yang saya beli ada tulisan tercantum ” the fate off our country (America) won’t be decided in battlefield,it will be determined in a classroom”. super sekali menurut saya,karena sebenarnya masa depan bangsa ini ada didalam kelas sekarang.

You do not have Adobe Flash Player installed on your computer or your Flash Version is outdated. You need Flash Player to view this medium. Download Flash Player now.

Description

film ini mengambarkan tentang pendidikan di Amerika. pertama film ini menyoroti beberapa anak sebagai subjek film dimana anak-anak tersebut dianggap sebagai beberapa anak Amerika yang merasakan bagaimana kehidupan disekolah. film ini menyoroti 5 orang anak dan mengikuti perkembangan bagaimana mereka mencoba mendapatkan pendidikan yang pantas di Amerika. Anthony seorang anak yang lahir di distrik Washington D.C,dia tinggal bersama neneknya,dia tidak mengetahui dimana ibunya berada dan ayahnya meninggal karena memakai narkoba film ini menyorot nilai-nilai negatif dari pendidikan di Amerika. geoffrey canada tokoh pendidikan lulusan harvard menilai bahwwa pendidikan yang rendah ini diakibatkan berbagai macam faktor. Salah satunya faktor guru yang buruk dan tidak cakap. begitu juga lingkungan yang akhirnya menghasilkan kesimpulan bahwa anak-anak dari kalangan miskin tidak mampu belajar dengan baik. Hal ini yang ditolak oleh geoffrey canadasebagai pengajar. Pada dasarnya setiap anak memiliki hak yang ssama untuk beelajar dan berpikir tapi di Amerika tidak semua anak beruntung mendapatkan pendidikan yang tepat. sekolah negeri dinilai tidak mampu memberikan fasilitas yang tepat untuk siswa dan akhirnya para orang tua memilih sekolah swasta yang memiliki fasilitas yang lebih. Dalam film ini geoffrey canada menemukan satu hal bahwa sulit sekali merubah pendidikan di Amerika,begitu juga yang dikatakan oleh Michelle Ree seorang konselor distric of colombia public school. Begitu banyak rintangan untuk merubah arah pendidikan di Amerika,ketika ingin merevolusi birokrasi pendidikan Michelle Ree harus berani melawan persatuan guru di Amerika. Ada yang menarik dari salah satu bagian film ini yaitu dimana pendidikan amerika tertinggal oleh 8 negara maju lain salah satunya china dan india. di Indonesia kita menganggap bahwa negara India dan China adalah sahabat kita dalam menuju perubahan global. “kawan seperjuangan” itulah yang saya tangkap dari semua perkataan pak SBY presiden kita yang terhormat,sedangkan kenyataannya mereka sudah melejit jauh dari kita,meninggalkan kita seperti menggempaskan debu metal bermuatan positif dari pelat metal berukuran 10 meter persegi dengan muatan positif. Kemampuan guru Jika kita meninjau pendidikan di Indonesia negeri kita yang kita cintai ini,berapa banyak guru-guru yang bisa menyelamatkan anak-anak dari putus sekolah. Bagaimana Kementrian pendidikan menangani rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Seiring dengan proses kapitalisme dan liberalisme pendidikan menjadi sebuah kata yang tidak gratis.Dalam film ini david menyorot kasus ketidak cakapan guru dalam mengajar. ada salah satu adegan dimana seorang murid membawa kamera yang disimpan didalam tas dan merekam kejadian dalam kelas. didalam kelas guru tidak mengajarkan apapun dan membaca koran. ketidak cakapan guru dalam mengajar juga mempengaruhi minat dan pendidikan yang diterima oleh siswa. saya yakin pada setiap sekolah di Indonesia sama seperti pada film ini mempunyai guru yang tidak cakap. Kepala sekolah mengetahuinya,guru-guru lain mengetahuinya,begitu pula seluruh kalangan sekolah. “lemon dance” itulah yang dilakukan manajemen sekolah pada guru yang tidak cakap tersebut. karena tidak punya hak untuk memecat guru maka sekolah mencoba memindahkan guru-guru yang tidak cakap kesekolah lain dengan harapan mendapat guru yang lebih baik. tadinya saya pikir hal itu hanya terjadi di indonesia (haha). kemampuan guru yang baik dalam mengajar akan membuat siswa menjadi belajar lebih cepat. beradasarkan hasil penelitian guru yang baik mampu mengajarkan murid-muridnya 3x lebih cepat dari kurikulum yang dibutuhkan,sedangkan guru yang mempunyai kecakapan yang buruk hanya menghasilkan setengah kompetensi dari kurikulum pada pengajarannya. Nilai Positifsaya menilai profesionalitas guru dalam mendidik sangat penting dalam pengajaran. Di Indonesia sendiri peningkatan profesionalitas guru semakin meningkat dengan adanya sertifikasi. sertifikasi yang saya tahu adalah program peningkatan profesionalitas guru dalam mengajar dengan syarat-syarat dan berbagai macam penilaian dan berimbas pada peningkatan kesejahteraan guru “profesional” tersebut. pertanyaannya adalah. apakah guru yang melewati sertifikasi bisa dinilai cakap dalam artian mampu membuat murid-murid paham dalam berbagai kopetensi yang disyaratkan oleh kurikulum? apakah dia bisa menginspirasi murid untuk terus belajar dan mendapatkan cita-cita mereka?. kembali ke film waiting for superman,ketika michelle ree mencoba merubah dan merevolusi pendidikan di Amerika dengan cara memecat guru-guru yang tidak cakap,dia menemukan sebuah ide yang menarik. Membuat kontrak dengan persatuan guru dengan syarat jika mereka mau terus bekerja dengan gaji pensiun sesuai kontrak mereka akan terus mendapatkan gajinya tapi jika mereka melawan kontrak tersebut mereka dibayar 2x lipat. menurut saya sendiri ini merupakan ide yang sangat bagus sehingga dengan ada aturan ini guru-guru yang tidak mempunyai kecakapan bisa dibebastugaskan atau memilih untuk menerima gaji mereka tanpa kenaikan upah. sebuah revolusi yang luar biasa saya nilai. tapi lagi-lagi hal ini ditentang oleh oleh perserikatan guru karena dinilai membahayan nasib guru. ” lagi-lagi tentang mereka dan bukan tentang masa depan murid” ungkap michelle ree banyak sekali ungkapan yang menjujung tinggi guru seperi guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dan lainnya,dan saya nilai itu sangat benar. pekerjaan guru adalah perkerjaan yang sangat sulit. Bayangkan guru bekerja di ruangan yang sempit (satu kelas) menghadapi 40 orang siswa dan bertanggung jawab atas masa depan pendidikannya. semangat dan berjuang untuk guru Indonesia dengan tindakan nyata dan memberikan inspirasi yang tiada henti cetaklah anak-anak emas bagi indonesia. dalam kemasan dvd yang saya beli ada tulisan tercantum ” the fate off our country (America) won’t be decided in battlefield,it will be determined in a classroom”. super sekali menurut saya,karena sebenarnya masa depan bangsa ini ada didalam kelas sekarang.

Comments: 0

No comments so far


Comment this item

Please log in or register in order to comment this medium.