Topik : Amandel Meradang, Diangkat Tidak Yah?
Tanggal Tayang : 17 Maret 2004
Pembicara : Dr. Hindra Irawan Satari (Ikatan Dokter Anak Indonesia)
Bintang Tamu : Iga Mawarni (penyanyi), Megawati (ibunda Tina Toon)


Isi Forum :

Banyak orang mengira amandel adalah selaput yang terletak di tengah-tengah rongga mulut. Padahal amandel adalah kelenjar getah bening yang terletak di sebelah kanan dan kiri rongga tenggorokan kita. Dalam istilah kedokteran amandel dikenal sebagai tonsil, dari bahasa Latin. Apakah Anda juga mengetahui penyebab amandel membesar? Apa yang harus dilakukan ketika amandel membesar? Haruskah diangkat melalui operasi?

Amandel atau tonsil sebenarnya merupakan salah satu alat pertahanan tubuh manusia terhadap serangan kuman. Berfungsi menyaring kuman-kuman yang masuk lewat saluran pernapasan untuk mencegah infeksi pada tubuh. Ketika bekerja tonsil akan membelah diri dan memproduksi sel-sel untuk menahan kuman.

Ketika meradang atau dalam istilah kedokteran dikenal sebagai tonsillitis, amandel akan membengkak dan membesar akibat infeksi bakteri atau virus dan kemudian amandel akan mengecil kembali. Tetapi kalau amandel terkena infeksi bakteri atau virus yang berat sehingga fungsinya terganggu, ia tidak akan mengecil kembali sehingga menimbulkan infeksi berulang pada tenggorokan dan telinga serta menyumbat pernafasan. Seperti sakit ketika menelan, sesak napas, batuk-batuk dan mendengkur. Jadi, kalau sedikitnya 5 kali dalam setahun si Kecil sering terserang demam, batuk-batuk, pilek, dan mendengkur saat tidur, kemungkinan amandelnya membesar.

Biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk meredakan gangguan penyakit diatas. Namun apabila gangguan ini terjadi 5-7 kali setahun dan tidak kunjung sembuh setelah diberi antibiotik, itu tandanya amandel harus diangkat melalui operasi. Karena pada saat itu amandel di kedua sisi semakin membesar hingga akhirnya bertemu di tengah rongga tenggorokan dan dapat menghambat jalannya pernapasan dan proses menelan.

Menurut dr. Hindra, amandel yang sudah saatnya diangkat tapi tidak dioperasi akan membahayakan kesehatan tubuh. Karena ia tak lagi berfungsi sebagai penahan kuman, sebaliknya malah menjadi sarang kuman sehingga kuman-kuman bisa masuk ke dalam paru-paru dan tubuh. Selain itu tonsilitis juga dapat ditularkan melalui batuk, bersin dan udara pernapasan dari amandel yang meradang.

Anda tak perlu khawatir untuk mengangkat amandel yang meradang, karena kehilangan amandel bukan berarti kehilangan daya tahan tubuh sama sekali. Tubuh kita masih memiliki mekanisme lain untuk menangkal penyakit, misalnya jaringan di belakang amandel yang akan menggantikan fungsinya setelah amandel diangkat. Dokter biasanya akan berusaha untuk tidak mengoperasi kalau amandel masih bisa dipertahankan.

Hindari Makanan Berminyak, Pedas dan Dingin
Untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh, nutrisi yang dikonsumsi harus terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak dan serat. Semuanya harus dikonsumsi selaras, serasi dan seimbang. Karbohidrat bisa diperoleh dari nasi, mi, kentang, roti atau jagung. Sumber protein harus mencakup protein hewani seperti telur dan daging serta protein nabati berupa kacang-kacangan. Serat dapat diperoleh dari sayur dan buah-buahan.

Hndari makanan berminyak, pedas dan dingin karena dapat menstimulasi peradangan pada amandel. Selain itu juga, hindari makanan yang kering atau renyah ketika anak Anda sedang batuk-batuk.Banyak orang mengira amandel adalah selaput yang terletak di tengah-tengah rongga mulut. Padahal amandel adalah kelenjar getah bening yang terletak di sebelah kanan dan kiri rongga tenggorokan kita. Dalam istilah kedokteran amandel dikenal sebagai tons